Informasi Detil
22-02-2018
PELANTIKAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH/JANJI PEJABAT FUNGSIONAL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO (22 Februari 2018)



Bahwa semenjak diundangkannya Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil pada tanggal 7 April 2017, ternyata memiliki implikasi cukup besar terhadap adanya perubahan aturan kepegawaian, termasuk diantaranya ketentuan untuk pelantikan dan pengambilan sumpah janji dalam jabatan fungsional sebagai salah satu persyaratan dalam usulan Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil. Berdasarkan ketentuan tersebut setiap Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dalam jabatan fungsional wajib dilantik dan diambil sumpah/janji menurut agama atau kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Bupati Sidoarjo, H. Saiful Ilah, SH., M.Hum mengatakan dalam sambutannya, “Sebelum proses pelantikan dan pengambilan sumpah/janji ini dilakukan, ada sederatan proses panjang yang harus dilalui, seperti penilaian angka kredit pada masing-masing rumpun jabatan fungsional,  keikutsertaan dalam pendidikan dan pelatihan untuk pengangkatan dalam jabatan fungsional maupun pelaksanaan uji kompetensi untuk dapat diberikan kenaikan dalam jabatan setingkat lebih tinggi, kesemuanya dilakukan sebagai tuntutan profesi agar kedepannya bisa didapatkan sebuah figur seorang pejabat fungsional yang memiliki jaminan akuntabilitas yang tinggi dalam pelaksanaan jabatannya, baik itu jabatan keterampilan maupun keahlian yang dimiliki oleh masing-masing pejabat fungsional dalam rangka peningkatan kinerja organisasi secara keseluruhan,’’ jelasnya dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten, Kamis (22/2/2018).

Adapun Pejabat Fungsional yang dilantik oleh Bupati Sidoarjo sejumlah 283 Orang, diantaranya 16 (enam belas) melalui Pengangkatan Pertama Kali dalam Jabatan Fungsional, 1 (satu) melalui Pengangkatan dalam Jabatan Fungsional melalui Perpindahan jabatan, 259 (dua ratus lima puluh sembilan) melalui Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional, dan 7 (tujuh) melalui Pengangkatan Kembali dalam Jabatan Fungsional. Prosesi pelantikan disaksikan Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin, SH,  Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan, FORKOPIMDA (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) serta Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Perlu dipahami bahwa seorang pejabat fungsional bertanggung jawab secara langsung kepada Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Atau Pengawas yang memiliki keterkaitan langsung dengan pelaksanaan tugas jabatan fungsionalnya , diantaranya : memberikan pelayanan kefungsionalan berdasarkan pada keahlian dan keterampilan yang dimiliki, misalnya saja dokter ataupun perawat dengan layanan kesehatannya, maupun guru yang senantiasa harus memberikan layanan kependidikan berupa pengajaran bagi anak didiknya. selain itu, pejabat fungsional juga dituntut untuk mampu menjalankan tugasnya secara mandiri dan terukur dengan rutin melakukan penghitungan dan mengakumulasi setiap butir-butir kegiatan atas apa yang sudah dilaksanakannya dalam bentuk angka kredit sebagai bentuk dari akuntabilitas kinerja atas jabatan yang diembannya, disamping juga meningkatkan kinerja organisasi secara berkesinambungan.